"Siang ini sekitar pukul 13.00 WIB keluar dari rumah sakit," kata ayah Listia, Tan Koen Kouw, saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (27/3/2010).
Menurut pria yang biasa disapa Obed ini, putrinya tetap harus melakukan pemeriksaan rutin ke rumah sakit selama 3 kali seminggu. Pengobatan akan difokuskan untuk memperbaiki luka akibat tusukan di dalam tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga akan melakukan perawatan maksimal terhadap Listia selama di rumah. Diharapkan, dalam beberapa bulan ke depan, Obed sudah bisa melihat putrinya kembali kuliah.
"Saya mau dia istirahat di rumah. Saya sudah minta cuti dan sudah keluar izin cutinya. Mudah-mudahan cepat bisa kuliah lagi," harapnya.
Listia ditusuk hingga 17 kali dengan pisau roti di dalam mobil Yaris. Hingga kini, motif penusukan yang membabi buta itu belum jelas. Polisi mengaku belum bisa memastikannya karena keterangan Maisy Nathania (18), gadis yang diduga pelaku, tidak jelas.
Maisy sendiri, kini dirawat di RSJ Dharma Sakti. Dokter mengatakan, Maisy menderita gangguan syaraf motorik sehingga harus dirawat dalam 2 minggu ke depan.
Karena kondisi itu, pemeriksaan polisi terhadap Maisy sedikit terganggu. Polisi berniat memeriksa kejiwaan Maisy di dokter kepolisian. (mad/nrl)











































