Dari 17 imigran yang diamankan tersebut, enam pasang keluarga asal Irak. Sementara lima lainnya adalah warga Afghanistan. Para imigran ini diamankan setelah ditangkap di salah satu lokasi di kawasan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, sekitar 30 kilometer dari Medan.
Dalam pemeriksaan, para imigran masuk ke Indonesia secara illegal. Petugas imigrasi tidak menemukan dokumen perjalanan. Hasan, salah seorang imigran asal Irak mengaku nekad kabur dari negaranya, menyusul terus memanasnya suhu politik di irak dan konflik perkepanjangan di Irak sejak beberapa tahun terakhir. Rencananya, dari Medan mereka akan bertolak ke Australia untuk mencari suaka di negeri kangguru tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dugaan sementara, dokumen para imigran hilang saat melewati perairan. Rencananya mereka akan ke Australia. Setelah dari Medan mereka akan menuju Jakarta terlebih dahulu," kata Rachman
Para imigran tersebut kemudian diserakan kepala International Organization for Migration (IOM), salah satu lembaga dunia yang menangani masalah pengungsian.
(rul/anw)











































