Pendapat ini dikemukakan oleh Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jimly Asshiddiqie usai acara diskusi tentang Calon Independen dalam Pilkada di Wisma Kodel, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/3/2010).
"Selang beberapa hari ini, Susno juga harus ditindak. Nggak bener juga ini kalau semua tentara, pegawai negeri, kaya gini. Ngerusak sistem kerja, ngerusak disiplin kerja," jelas Jimly.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di masa depan, ada lagi orang begini, dia jangan main sendiri. dia bisa kasih sama wartawan. Dia bisa kasih sama KPK, bisa diselundupkan jangan cuap-cuap sendiri," lanjutnya.
Secara kode etik, Jimly melihat tindakan Susno keliru. Namun, ia tetap
menghargai upayanya karena mampu membongkar adanya praktek mafia di perpajakan.
"Saya rasa ini bagus juga ada kasus ini. Jadi kita tahu ada mafia bukan hanya peradilan umum. Tapi di lingkungan perpajakan," tutupnya.
(mad/anw)











































