Salah satu stasiun TV nasional menampilkan foto Raya di acara Kabar Petang pada 8 September 2009 sebagai Soraya Abdullah. Dalam pemberitaan tersebut, foto Raya ditayangkan terakhir setelah berita Soraya dikaitkan dengan tersangka teroris M Jibril.
"Saya tahu itu dari manajer saya. Tapi saya baru tahu lagi bulan Februari 2010. Ternyata foto saya belum dihapus. Saya stres melihat foto itu masih beredar diinternet," kata Raya dalam jumpa pers di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya takut saja kalau tersangka teroris kan 7x24 jam nggak bisa bertemu keluarga, pengacara dan lainnya. Nanti saya disangka teroris ditembak atau ditangkap," ujarnya.
Tak hanya itu, lanjut Raya, dirinya juga sudah dicekal untuk datang ke beberapa negara salah satunya Brunei Darussalam. Raya pernah bermain film seri di Arab Saudi. Pihak Arab Saudi pernah berniat mengajak Raya untuk bermain film lagi namun melihat ada kasus dirinya dikaitkan dengan teroris, kontrak itu pun batal.
"Saya tidak usah bilang berapa nilai kontraknya. Tapi saya sedih, stres, depresi gara-gara masalah ini," imbuhnya.
Raya sudah pernah menghubungi TVone untuk mengklarifikasi masalah ini. Raya hanya ingin TVone meminta maaf atas pemberitaan tersebut. Namun dari pihak TVone menyatakan akan menghapus tayangan tersebut.
"Kalau menghapus saja nama saya sudah diingat oleh orang terkait berita teroris. Saya nggak minta banyak hanya permintaan maaf TVone saja," pintanya.
Karena itu, Raya beserta tim pengacaranya akan mensomasi TVone. Jika dalam 2x24 jam tidak ada respon dari TVone, maka tim pengacara akan melanjutkan kasus ini ke ranah pidana atau perdata.
(gus/ape)










































