Modernisasi Partai Besar ala Mallarangeng

Bursa Ketum DPP PD

Modernisasi Partai Besar ala Mallarangeng

- detikNews
Kamis, 25 Mar 2010 20:55 WIB
Modernisasi Partai Besar ala Mallarangeng
Jakarta - Meski hasil Pemilu 2009 mendudukkannya sebagai parpol terbesar, Partai Demokrat (PD) belum mampu mengoptimalkan potensi kekuatannya. Andi Mallarangeng bertekad memperbaikinya dengan modernisasi sikap fungsionaris dan kader PD.

"Sebagai partai terbesar, saatnya PD menetapkan agenda politik negeri ini dan mengajak semua pihak bersama-sama untuk menjalankan agenda tersebut," kata Mallarangeng selaku bakal calon Ketua Umum PD 2010-2015.

Kepada detikcom yang menemuinya di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Kamis (25/3/2010), Mallarangeng menegaskan modernisasi juga akan berlaku bagi jajaran pengurus PD di setiap tingkatan mulai dari pusat sampai daerah termasuk anggota FPD di DPR dan DPRD.

Program modernisasi akan Mallarengeng awali dengan menanamkan mental dan perilaku layaknya sebuah partai besar terhadap semua kader. Yakni tegas menetapkan agenda politik bangsa dan tidak sungkan-sungkan melakukan pendekatan ke semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanannya.

Menurut dia sikap seharusnya kader partai besar adalah aktif melakukan lobi dan memperluas jaringan ke berbagai pihak demi suksesnya agenda politik yang ditetapkan. Bukannya malah pasif menunggu parpol lain datang mendekati mengajak untuk mendukung agenda dan kepentingan politik parpol tersebut.

"Karena kita yang terbesar maka kita harus proaktif, jangan duduk manis merasa besar dan menunggu dilobi. Kalau jadi ketum, saya tak akan sungkan menemui ketum parpol lain mengajaknya mencapai tujuan bersama, sebab semua demi bangsa," jelas pria berkumis asal Bugis ini.

Program modernisasi mencakup juga pada sistem dan mekanisme internal di dalam kepengurusan partai yang efektif dan dinamis. Demi menjaga kelangsungan sebagai partai terbesar, PD harus cepat tanggap terhadap isu-isu aktual dalam masyarakat dan mendorong kontribusi kader muda untuk ikut berkontribusi dalam mengelola operasional partai.

"Modernisasi adalah penataan ulang yang mendasar. Strukturnya harus dalam konteks tatanan organisasi dan mekanisme hubungan kerjasama DPP, DPD dan DPC. Bagaimana bentuknya? Lihat itu nanti, sekarang saya kan masih bakal calon," pungkas Mallarangeng.

(lh/asy)


Berita Terkait