"Kami mendukung dan mendorong Pak Susno untuk istiqomah mengungkapkan apa yang dilihat dan dirasakannya tentang berbagai kebobrokan yang beliau sebut sebagai dekadensi moral (di Mabes Polri)," kata Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad al Khaththath.
Hal itu dikatakannya dalam jumpa pers di Kantor Mer-C, Jl Kramat Lontar No J-15, Jakarta Pusat, Kamis (25/3/2010). Selain FUI, ormas Islam lain yang hadir dan memberikan dukungan adalah Ikhwanul Muslimin, Gerakan Reformasi Islam, serta beberapa pengacara dari Tim Pembela Muslim (TPM). Kakak sepupu Susno, Husni Madre, dan tim pengacara Susno, juga hadir dalam kesempatan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita berharap Kapolri mereformasi total lembaga kepolisian ini, bukan pada masalah administrasi Pak Susno," ungkapnya.
Khaththath heran mengapa polisi yang diberi kewenangan untuk menegakkan hukum dalam hal ini memberantas korupsi justru terlibat dalam korupsi itu sendiri. Ia menduga hal itu karena lemahnya pemahaman agama di kalangan anggota Polri.
"Kalau kepolisian kita menjadi kebenaran yang terorganisir, insyaallah tidak akan ada korupsi. Tapi kalau kepolisian menjadi kejahatan yang terorganisir, akan banyak korupsinya," ujar dia.
Presiden Ikhwanul Muslimin Habib Husein Al-Habsyi berpendapat, apa yang dilakukan Susno adalah upaya amar makruf nahi munkar. Karena itu, umat Islam harus siap untuk melindungi Susno.
"Saya harap kepada semua LSM, organisasi Islam untuk mendukung beliau dengan satu pesan dari Imam Ali, hancurkan kebathilan, walaupun Anda binasa dan kebathilan itu terus berjalan. Karena Allah tidak melihat hasilnya, namun kemauan Anda," tandas Habib Habib Al-Habsyi.
Presidium MER-C Joserizal Jurnalis mengatakan, ormas Islam yang bergabung untuk menyatakan dukungan hari ini siap melindungi Susno. Namun, dia tidak menjelaskan teknis pemberian perlindungan tersebut.
"Ormas-ormas Islam ini siap untuk menjaga pak Susno," terangnya.
(irw/ape)











































