"Nanti garis besarnya, hak-hak seperti itu akan dimasukkan dalam komisi-komisi yang telah dibentuk," kata Megawati dalam jumpa pers usai memanen padi jenis MSP di Desa Sukajadi, Cariu, Kabupaten Bogor, Kamis (25/3/2010).
Menurut Megawati, bukan dirinya yang menentukan perlu tidaknya posisi wakil ketua umum diadakan. Sebab, dirinya hanyalah sebagai penanggungjawab jalannya Kongres.
"Segala masalah yang dibahas di Kongres adalah hak dari utusan," kata Megawati.
Wacana perlunya posisi wakil ketua umum memang mencuat menjelang Kongres 6-9 April mendatang. Kabarnya, posisi ini nantinya bakal diisi orang yang dianggap sebagai penerus Mega dalam memimpin partai ke depan.
Β
Muncul kabar kubu Megawati (anti koalisi) yang digalang kader-kader muda partai, akan memajukan putra kedua Mega, Prananda Prabowo sebagai waketum.
Prananda, sebagai cucu laki-laki Soekarno, dianggap lebih pas meneruskan kepemimpinan partai ketimbang Puan Maharani (anak bungsu) yang digalang kubu Taufiq Kiemas yang pro koalisi. Beberapa kalangan menilai garis ideologis dan perawakan Soekarno muda tercermin pada sosok Prananda.
(lrn/gun)











































