Kericuhan di depan Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (25/3/2010) ini dimulai saat orator meminta massa maju satu langkah, mendekat ke pagar Balaikota.
"Mari kita maju satu langkah!" kata orator memberi aba-aba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demonstran lain ikut-ikuta melempar dengan penuh emosi. Air mineral, ayam mati, bendera, kayu dan bungkusan makanan berterbangan ke arah polisi. Polisi pun maju merangsek massa.
Tak ayal terjadi aksi saling dorong dan saling bentak di antara keduanya. Ada demonstran yang sampai dikejar polisi. Situasi pun semakin kacau.
Sementara kendaraan di Jl Medan Merdeka Selatan berhenti total. Pengendara takut terkena lemparan massa.
Polisi pun memukul mundur massa ke arah Wisma Antara. Mereka lalu membuat formasi pagar betis. Tujuannya agar massa tidak bisa kembali ke depan Balaikota. Hingga pukul 14.50 WIB, aksi menolak Perda pemotongan unggas ini masih terus berlangsung. (fay/nrl)











































