Alasan pertama yang disampaikan TNI, sesuai dengan salah satu butir kesepakatan dalam MoU Helsinki, pasukan non organik TNI harus segera ditarik dari Provinsi NAD. Sehingga dipastikan saat Pemilu 2009 berlangsung, tidak ada lagi pasukan Kopassus yang berada di Aceh.
"Penarikan pasukan non organik dilaksanakan akhir tahun 2005 dan sejak tahun 2006 hingga sekarang tidak ada lagi pasukan non organik, termasuk Kopassus TNI AD, yang bertugas di Provinsi NAD," ujar Kapuspen TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen dalam rilisnya, Rabu (24/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan kedua bukti ini, jelas bahwa tudingan Allan Nairn terhadap Kopassus TNI AD salah alamat," terang Sagom.
Sagom pun meminta agar masyarakat tidak terpengaruh isu picisan yang memecah belah bangsa Indonesia.
Sebelumnya lewat blognya yang berjudul Breaking News: Indonesian Army, Kopassus, Implicated in New Assassinations. Forces Chosen By Obama for Renewed US Aid Ran '09 Activist Murders, Allan Nairn menulis bahwa Kopassus telah melakukan pembunuhan berlatar belakang politik pada beberapa aktivis Partai Aceh.
(rdf/mad)











































