Demikian dikatakan Anggota Panitia Kerja (Panja) Banjir DPR RI, Yudi Widiana Adia lewat rilis kepada detikcom, Rabu (24/3/2010). Menurut Yudi, sudah saatnya penanganan banjir sudah seharusnya berorientasi pada kebijakan antisipatif dengan pendekatan struktural dan non struktural.
โDan itu harusnya menjadi sebuah gerakan masif yang melibatkan seluruh masyarakat yang diimbangi dengan tindakan tegas dari setiap pelanggaran aturan-aturan yang sudah dibuat berkaitan dengan tata ruang, khususnya di sepanjang DAS Citarum,โ ujar Yudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
hulu sampai ke hilir,โ tegas Yudi.
Menurut anggota Komisi V DPR dari Fraksi PKS tersebut, Jatiluhur yang selama ini menjadi berkah bagi masyarakat Jawa Barat dan DKI Jakarta, bisa berubah sebaliknya menjadi ancaman jika pemerintah masih menerapkan kebijakan seperti yang lalu. Seluruh kementerian terkait harus duduk bersama ikut memikirkan persoalan DAS Citarum.
Sedangkan masalah pendanaan pengelolaan DAS Citarum, antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten berbagi peran sesuai kemampuannya masing-masing. "Kondisi Citarum sudah sangat parah sehingga pemerintah secara hirarkis tidak bisa lagi bekerja masing-masing, namun masing-masing harus
bekerja dengan konsep kebijakan bersama yang terintegrasi," tutup Yudi.
(mad/van)











































