Pertemuan Obama-Netanyahu Berlangsung 2 Kali, Tak Ada Statemen Publik

Pertemuan Obama-Netanyahu Berlangsung 2 Kali, Tak Ada Statemen Publik

- detikNews
Rabu, 24 Mar 2010 16:54 WIB
Pertemuan Obama-Netanyahu Berlangsung 2 Kali, Tak Ada Statemen Publik
Washington - Pertemuan antara Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih ternyata berlangsung dua kali. Namun tidak seperti biasanya, kedua pemimpin itu tidak mengeluarkan statemen publik usai pertemuan yang berlangsung 2 jam itu.

Seorang pejabat Gedung Putih mengungkapkan, pertemuan Obama-Netanyahu awalnya berlangsung sekitar 90 menit di Oval Office. Ini lebih lama setengah jam dari jadwal. Setelah pertemuan itu, Obama pergi untuk beristirahat. Sedangkan Netanyahu tetap berada di Gedung Putih untuk berkonsultasi dengan stafnya di ruang Roosevelt Room.

Netanyahu kemudian meminta diadakan pertemuan kedua dengan Obama. Obama pun kembali ke Oval Offive untuk melakukan pembicaraan kedua dengan Netanyahu. Pertemuan itu berlangsung sekitar 35 menit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demikian disampaikan pejabat Gedung Putih yang minta dirahasiakan identitasnya itu, seperti dilansir media The Jerusalem Post, Rabu (24/3/2010).

Meski kedua pemimpin itu mengadakan pertemuan total sekitar 2 jam, namun Gedung Putih tidak mengeluarkan statemen resmi mengenai hasil pertemuan. The Jerusalem Post menuliskan, hal ini di luar kebiasaan selama ini.

Tidak seperti biasanya, media dilarang meliput pertemuan Obama-Netanyahu. Para reporter tidak diundang untuk melihat mereka berjabatan tangan dan memulai pertemuan. Sangat tidak biasa bagi seorang sekutu AS yang berkunjung tidak berfoto bareng bersama presiden AS ataupun mengeluarkan pernyataan usai pertemuan.

Namun juru bicara Netanyahu mengungkapkan, pertemuan itu berlangsung dalam atmosfir yang bagus. Yang jelas pertemuan ini diadakan di tengah ketegangan Israel-AS mengenai rencana Israel untuk terus melakukan pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem. Pemerintahan Obama mengecam keras rencana Israel tersebut.

Namun Netanyahu ngotot bahwa pembangunan pemukiman Yahudi merupakan kebijakan Israel yang telah berlangsung sejak lama. Bahkan sebelum pertemuan dengan Obama, Netanyahu terang-terangan mengingatkan AS bahwa penghentian pemukiman Yahudi bisa menghambat proses damai Israel-Palestina.

(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads