Lily Wahid Khawatir Muktamar NU Cipasung Terulang di Makassar

Lily Wahid Khawatir Muktamar NU Cipasung Terulang di Makassar

- detikNews
Rabu, 24 Mar 2010 12:01 WIB
Lily Wahid Khawatir Muktamar NU Cipasung Terulang di Makassar
Jakarta - Aktivis muslimat NU, Lily Wahid mengaku khawatir adanya kemungkinan intervensi pemerintah dalam proses pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Am pada Muktamar NU ke-32 di Makassar. Pernyataan Lily itu didasarkan pada pidato Presiden SBY saat membuka muktamar NU yang meminta NU menjauhi politik praktis.

"Sejak orde baru, Soeharto tidak pernah melontarkan komentar langsung seperti yang diutarakan SBY kemarin, apalagi saat Gus Dur menjadi presiden, yang nyata-nyata mantan Ketua PBNU, dia tidak mau mencampuri urusan muktamar," kata Lily dalam konferensi pers di Hotel Imperial Aryaduta, Makassar, Rabu (24/3/2010).

Lily mencurigai bentuk intervensi lainnya berupa campur tangan gubernur dan bupati-bupati di daerah soal rekomendasi pengutusan wakil-wakil pimpinan cabang NU di Muktamar. Lily meminta agar muktamirin tetap menjaga persaudaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Soal urusan memilih ketua PBNU, itu urusan muktamirin. Nggak usah dicampuri. Yang penting para kader NU ingat pesan pendiri NU KH Hasyim Asy'ari yang menginginkan warga NU tidak tercerai-berai," terang Adik kandung Gus Dur ini.

Anggota DPR ini berharap, meski ada upaya intervensi, muktamirin tidak terpengaruh dan tetap fokus mengikuti Muktamar NU. "Saya optimis upaya intervensi ini akan gagal seperti pada Muktamar NU di Cipasung lalu," teranganya.

Pada muktamar ke 28 di Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat tahun 1994, terjadi pertarungan antara Abu Hasan yang didukung oleh rezim penguasa melawan Gus Dur yang didukung para kiai.

Untuk diketahui, 2 calon ketua umum PBNU yang sangat kuat dan diprediksikan akan bertarung di tahap terakhir pemilihan, yaitu KH Said Aqil Siradj dan KH Salahudin Wahid sama sama telah bertemu SBY di Cikeas.
(mna/yid)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini