"Saya sering dan sudah melakukan dialog dengan Ketua Umum PP MUhammadiyah, Din Syamsuddin bahwa teroris bertentangan dengan ajaran Islam. Dalam ayat Al Qur'an sendiri disebutkan, 'Apakah kamu (Muhammad) akan memaksakan orang menjadi seorang mukmin semua?' Nabi SAW menjawab tidak," kata Said kepada wartawan di arena Muktamar di Makassar, Selasa (23/3/2010).
Menurut Said, hingga kini belum ada warga nahdliyin (NU) yang terlibat aksi terorisme di Indonesia. "Secara kongkret selama ini NU bisa mengendalikan. Warga NU itu ada 60 juta, tidak ada satupun warga NU yang terlibat teroris. Seperti penangkapan di Lamongan dan tempat lainnya, itu bukan warga NU," paparnya.
Dalam kesempatan ini, Said juga mengimbau agar tidak ada kelompok-kelompok tertentu yang berupaya mengubah Indonesia menjadi negara agama. NU akan mengawal Indonesia tetap sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
(zal/yid)











































