"Yang jelas kita ada tim yang lagi betul-betul menelaah itu," kata Wakil Ketua KPK Haryono Umar, saat dihubungi lewat telepon, Selasa (23/3/2010).
Menurut Haryono, pengumuman kekayaan yang dilakukan Hadi beserta jajarannya hari ini belum final. Sejumlah harta masih perlu diklarifikasi KPK, terutama yang menyangkut hibah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sudah saya minta pada direktur agar diproses. Tapi yang jelas proses verifikasi kita tidak akan terbuka," pungkasnya.
Dalam laporan harta kekayaannya di KPK, Hadi mengaku memiliki harta senilai Rp 38,8 miliar per Februari 2010. Dari nilai tersebut, Rp 36 miliar merupakan hasil hibah.
Ia mengaku hartanya berasal dari pemberian orang tua dan kerabat. Termasuk tanah yang berada di Los Angeles, Amerika Serikat. Namun, ia membantah jika harta tersebut terkait suap atau gratifikasi.
(mad/lrn)










































