"Lebih dari halal, itu dari orang tua," kata Hadi saat memaparkan harta kekayaannya di KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/3/2010).
Total harta Hadi hingga tanggal 9 Februari 2010 berjumlah Rp 38,8 miliar. Dari nilai tersebut, kekayaan harta tidak bergerak milik Hadi seperti tanah dan bangunan senilai Rp 36,92 miliar. Sementara, nilai kekayaan bergerak Hadi hanya Rp 1,525 miliar serta giro setara kas senilai Rp 293,425 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada perincian tentang harta hibah terbaru milik Hadi. Namun, berdasarkan catatan laporan pada tahun 2006, ada 26 aset tanah bangunan yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kabupaten Tanggamus, Lampung Tengah sejak tahun 1970 hingga 1990-an. Bahkan ada tanah yang berada di Los Angeles, Amerika Serikat.
“Semua saya terima dari orang tua dan saudara saya, lalu saya jual dan dibelikan tanah dan bangunan yang masuk dalam laporan,” terangnya.
KPK hingga saat ini masih melakukan verifikasi terhadap kekayaan milik Hadi. Jika ditemukan unsur pidana korupsi atau berasal dari sumber yang berhubungan dengan jabatannya, maka harta bisa disita untuk negara.
(mad/gun)
