Penasihat senior Gedung Putih David Axelrod mengatakan, Obama tak pernah sebahagia Minggu, 21 Maret lalu ketika parlemen AS menyetujui RUU kesehatan bersejarah tersebut.
"Saya belum pernah melihat presiden begitu bahagia akan apapun kecuali keluarganya, selama saya mengenal dia dan bekerja dengannya," kata Axelrod pada stasiun televisi CNN, seperti dilansir AFP, Selasa (23/3/2010).
"Bahkan pada malam pemilihan dia tidak segembira saat kemarin malam," imbuh Axelrod.
RUU kesehatan ini disetujui Kongres dengan 219 suara mendukung dan 212 suara menolak. Suara yang menolak adalah seluruh anggota dari Partai Republik ditambah 34 anggota dari Partai Demokrat.
RUU ini akan memperluas cakupan asuransi kesehatan kepada sekitar 32 juta warga AS yang belum memiliki asuransi kesehatan. Sesuai RUU ini, layanan kesehatan akan merata bagi 97 persen warga AS di tahun 2015.
Paket reformasi kesehatan ini akan menciptakan pasar asuransi baru mulai tahun 2014. Paket itu mewajibkan warga negara AS memiliki asuransi atau akan dikenai denda sekaligus memberi subsidi bagi keluarga yang tak mampu membayar premi asuransi melalui pajak.
Partai Republik mengingatkan, RUU ini akan membayahakan perekonomian AS dikarenakan besarnya dana yang akan dibutuhkan. RUU ini juga akan menimbulkan pajak-pajak baru bagi orang kaya dan penyedia layanan kesehatan. RUU ini juga akan menimbulkan campur tangan pemerintah pada sektor layanan kesehatan swasta.
(ita/iy)











































