Latihan akan dipusatkan di Malaysia. Sebanyak 452 personel TNI akan diberangkatkan ke Malaysia. Pasukan TNI itu gabungan dari Angkatan Darat (AD) diwakili oleh Kopassus, Angkatan Laut (AL) diwakili Den Jaka, Angkatan Udara (AU) diwakili oleh Den Bravo.
Nantinya pasukan AU akan melakukan simulasi pesawat Garuda Indonesia yang dibajak dari udara saat berangkat dari Jakarta menuju Bangkok. Teroris itu meminta mengisi avtur di Bandara Batu Terendam, Malaysia.
Lalu pasukan TNI AD akan melakukan latihan di Hotel Everli, sementara AL akan ada pembebasan kapal tanker di perairan Malaysia dengan kapal tanker berbendara Indonesia yang dibajak.
"Prediksi ancaman teroris masih sangat potensial. Ini mendorong Malaysia-Indonesia mengambil langkah strategis penanganan teror untuk meningkatkan kesiapsiagaan satuan antiteror kedua negara," ujar Asisten Operasi Panglima TNI Laksamana Pertama ST Budyono, Selasa (23/3/2010).
Budyono mengatakan itu saat upacara pelepasan personel TNI ke Malaysia di Pangkalan Komando Lintas Laut Militer Tanjung Priok, Jl Raya Cilincing, Jakarta Utara.
(nik/nrl)










































