"Dia nggak pantas menggantikan Tumpak," ujarnya pada detikcom, Senin (22/3/2010).
Ruhut lalu mengkritik sesama rekannya di Komisi III, Bambang Soesatyo, yang mendukung pencalonan Komjen Susno Duadji sebagai ketua KPK. Menurut Ruhut, Bambang tidak layak mendukung wacana tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal pucuk pimpinan KPK, Ruhut berharap Tumpak masih mau menjabatnya. Tapi sayang, Ruhut tampaknya harus kecewa.
"Terserah Pak SBY, beliau (Tumpak-red) sudah pensiun. Tapi kalau kita sih maunya Pak Tumpak saja. Tapi Tumpaknya yang nggak mau," keluhnya.
(gah/nrl)











































