Sanusi telah dimonitor berada di wilayah konflik Filipina, Mindanao. Demikian disampaikan dua pejabat intelijen Filipina seperti diberitakan gmanews.tv, Senin (22/3/2010).
Sanusi kabur ke Mindanao setelah dituduh memerintahkan para militan untuk memenggal tiga orang di Poso, Sulawesi Tengah. Menurut pejabat intelijen Filipina, Sanusi saat ini membantu melatih para militan di Mindanao.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pejabat intelijen militer senior Filipina, Sanusi merupakan anggota penting gerakan radikal Jemaah Islamiyah (JI). Dia diyakini telah membantu mendanai dan mengorganisir pelatihan tempur dan keagamaan untuk militan-militan baru di Mindanao.
Pejabat yang minta dirahasiakan identitasnya itu mengatakan, Sanusi belum pernah dinyatakan terlibat serangan apapun di Filipina. Dia juga tidak masuk dalam daftar teroris yang dimonitor Filipina sebab otoritas setempat baru mulai mengetahui aktivitas dan peran yang dimainkannya.
Seorang pejabat intelijen Filipina lainnnya mengatakan, Sanusi telah mencoba menghubungkan para gerilyawan Filipina dengan para pendonor keuangan di Timur Tengah. Saat ini diperkirakan ada setidaknya 20 anggota JI yang bersembunyi di Mindanao.
(ita/nrl)











































