"Kita jelas kehilangan. Dia mempunyai pengalaman dan kesetiaan kepada partai," kata JK usai melayat ke rumah duka, Jl Simprug Golf VIII BZ-3, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (21/3/2010).
Menurut JK, selain setia kepada partai, almarhum merupakan politisi yang sangat konsekuen dengan pandangan-pandangannya. Terakhir kali ia bekerja bersama Burnap ketika almarhum menjadi salah satu Ketua DPP Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara pribadi, JK mengungkapkan Burnap adalah kawan sekaligus saudaranya. Antara dirinya dan almarhum pun, lanjut JK, mempunyai 'aliran' yang sama: pengusaha yang juga politisi.
JK tidak menyangka Burnap meninggal akibat serangan jantung. Setahu dia, Ketua Komisi II DPR itu rajin berolah raga serta tidak pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya.
Terkahir kapan ketemu? "Sepuluh hari yang lalu. Pak Burnap juga sangat penting bagi kita," tutur JK.
(irw/irw)











































