Diduga lelaki malang itu tidak tahu jika lift Menara ESQ (sebelumnya ditulis Graha Simatupang) itu rusak karena tidak ada penanda dan peringatan jika lift rusak dari pengelola.
"Kesalahan pengelola, karena tidak ada tulisan atau peringatan di sekitar lift," ujar salah seorang petugas kepolisian di Polres Jakarta Selatan, Minggu (21/3/2010).
Menurut polisi, saat Suranto masuk dalam lift, lift langsung meluncur ke bawah. Suranto yang bekerja sebagai tukang dekorasi pesta pengantin pun langsung mati di tempat. Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi.
"Diduga saat ia masuk, langsung meluncur ke bawah," tuturnya.
Hingga kini belum diketahui Suranto terjatuh dari lantai berapa.
(gun/iy)











































