"Sebagai ketua umum, saya bangga karena dari dulu suka dikatakan PDIP sudah tidak solid dan terpecah, lalu tidak kuat lagi. Tapi alhamdulilah dengan seluruh pergumulan pikiran dan perasaan, kita tetap eksis dan masih ada, PDIP tetap jaya," kata Megawati.
Mega menyampaikan hal ini dalam pidatonya saat membuka Konferensi Daerah III PDIP DKI Jakarta, di Gedung Hailai, Ancol, Jakarta, Minggu (21/3/2010). Acara itu juga dihadiri Sekjen DPP PDIP Pramono Anung. Namun Taufiq Kiemas tidak tampak hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalian sebagai mesin partai, PDIP seperti kapan tanker besar dan solid. Kalau kapten bilang lurus, semua lurus. Kalau ketua umum bilang ke arah sana, semua ke arah sana, tidak belak-belok, tidak zig-zag sehingga apa yang menjadi tujuan kita akan bisa tercapai," paparnya.
Mega menambahkan, meski sudah berumur kepala 6 dirinya masih tetap eksis di perpolitikan nasional di PDIP sendiri. Hal ini membuktikan berpolitik secara konsisten dan tegas akan membawa kepercayaan rakyat sampai kapanpun.
"Tidak terasa saya sudah 12 tahun, tetapi ada juga yang bilang, Ibu sudah memimpin 17 tahun. Kok lama sekali ya, hampir seperempat dari umur saya. Umur saya sudah kepala 6, tetapi saya masih eksis," paparnya.
(yid/iy)











































