Obama Kembali Tawarkan Dialog dengan Iran

Obama Kembali Tawarkan Dialog dengan Iran

- detikNews
Sabtu, 20 Mar 2010 13:50 WIB
Obama Kembali Tawarkan Dialog dengan Iran
Washington - Presiden AS Barack Obama kembali menyampaikan tawaran dialog dan diplomasi AS dengan pemerintah Iran. Tawaran ini disampaikan Obama dalam pesan video yang ditujukan untuk Iran. Pesan video ini disampaikan Obama guna menandai dimulainya Nowruz, Tahun Baru Iran.

"Kami bekerja sama dengan komunitas internasional untuk meminta tanggung jawab pemerintah Iran karena mereka menolak untuk melaksanakan kewajiban internasional mereka," kata Obama dalam transkrip pesannya yang dirilis Gedung Putih seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (20/3/2010).

"Namun tawaran kontak diplomatik komprehensif dan dialog kami tetap berlaku," imbuh Obama. Sebelumnya Obama gencar menyerukan adanya sanksi-sanksi baru PBB yang lebih berat terhadap Iran terkait program nuklirnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun lalu, Obama juga telah menyampaikan pesan untuk Iran guna memperingati Nowruz. Saat itu Obama menawarkan awal baru dalam keterlibatan diplomatik Iran dengan AS. Namun pemerintah Iran telah menolak tawaran Obama tersebut.

"Sepanjang setahun terakhir, pemerintah Iran sendirilah yang telah memilih untuk mengisolasi dirinya, dan memilih fokus yang merusak diri sendiri atas komitmen untuk membangun masa depan yang lebih baik," kata Obama.

Ditegaskan Obama, meski AS terus berselisih dengan pemerintah Iran, namun pemerintah AS akan tetap berkomitmen pada masa depan yang lebih menjanjikan bagi rakyat Iran.

"Meski kami terus mengalami pertentangan dengan pemerintah Iran, kami akan melanjutkan komitmen kami untuk masa depan yang lebih menjanjikan bagi rakyat Iran," tutur Obama.

Dikatakan Obama, pemerintah AS menginginkan masa depan di mana rakyat Iran bisa menerapkan hak-hak mereka, berpartisipasi penuh dalam perekonomian global dan memperkaya dunia melalui pertukaran pendidikan dan budaya ke luar perbatasan Iran.

"Itulah masa depan yang kita cari. Untuk itulah Amerika ada," tegas Obama.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads