Jelang Muktamar NU, Perangko Gambar Mbah Hasyim dan Gus Sholah Diluncurkan

Jelang Muktamar NU, Perangko Gambar Mbah Hasyim dan Gus Sholah Diluncurkan

- detikNews
Jumat, 19 Mar 2010 23:31 WIB
Jelang Muktamar NU, Perangko Gambar Mbah Hasyim dan Gus Sholah Diluncurkan
Jakarta - Ada banyak cara untuk memeriahkan muktamar NU di Makassar 23-28 Maret mendatang. Jika beberapa kandidat ketua umum memilih meluncurkan buku baru, KH Sholahudin Wahid alias Gus Sholah memilih meluncurkan perangko diri sendiri dan KH Hasyim As'yari.

"Alhamdulillah keluarga kami dipercaya untuk diabadikan dalam bentuk perangko. Ini nanti bisa menjadi alat untuk surat menyurat selama muktamar dan kalau saya mengirim kartu ucapan selamat pas Lebaran," kata Gus Sholah di kediamannya, Jl Tendean, Mampang, Jakarta, Jumat (19/3/2010).

Menurut Gus Sholah, penerbitan perangko ini merupakan bentuk apresiasi PT Pos Indonesia kepada KH Hasyim Asy'ari dan dirinya. Dia berharap lebih banyak tokoh lain yang bisa juga diapresiasi dan diabadikan dalam bentuk perangko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi PT Pos kepada keluarga besar Bani Hasyim," paparnya.

Sementara itu Kepala PT Pos Indonesia Cabang Jakarta Selatan Ahmad Taufiq membenarkan kalau PT Pos sudah mengeluarkan perangko dengan seri tokoh KH Hasyim Asy'ari dan KH Sholahudin Wahid. Perangko jenis ini disebut perangko prisma yang bisa dipesan.

"Ini kategorinya perangko prisma. Perangko identitas milik anda. Tetapi perangko ini tetap berlaku dan sah sebagai alat pengiriman surat," paparnya.

Khusus untuk perangko KH Hasyim Asy'ari, PT Pos sedang berkordinasi dengan panitia muktamar agar perangko ini bisa dijadikan alat pengiriman surat menyurat. Selain itu juga bisa dijadikan ikon dan simbol penghargaan kepada pendiri NU tersebut.

"Kita masih berkomunikasi dengan panitia soal perangko ini," pungkasnya.

(yid/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini