"Kita tidak desperate. Kalau memang mereka ingin pulihkan normalisasi, ya syukur Alhamdullilah, kalau belum ya tidak apa-apa," tegas Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.
Hal itu disampaikan Marty usai jumpa pers di kantornya, Jl Pejambon Jakarta Pusat, Jumat (18/3/2010).
Marty menambahkan yang lebih penting adalah bahwa TNI telah benar-benar melakukan reformasi. Soal diakui atau tidak oleh negara lain, itu nomor dua.
"Yang penting kita sendiri yakin dan tahu bahwa sudah ada perubahan," jelasnya.
Namun pemerintah RI selalu membuka kesempatan untuk normalisasi hubungan antara Kopassus dengan militer AS. "Kalau perlu kita berikan informasi, tetapi bukan melapor," jelasnya.
(rdf/mok)











































