"Di tahun 1994 Golkar No 1, 2004 juga No 1, tapi pada tahun 1999 dan 2009 Golkar No 2. Jadi kalau tahunnya 4, Golkar pasti No 1, begitu juga dengan Tahun 2014 mendatang," ujar Aburizal atau yang biasa disapa Ical ini.
Hal ini ia sampaikan ketika membuka pagelaran wayang kulit dalam rangka perayaan Maulid Nabi Muhammad di kantor DPP Partai Golkar Jl Anggrek Neli, Slipi, Jakarta, Jumat (19/3/2010).
Menurut Ical, kemenangan Golkar tidak akan mudah karena harus melewati peperangan dan rintangan seperti para Pandawa yang melakukan perang Bharatayuda sebelum akhirnya bisa masuk ke dalam istana yang merupakan simbol kemenangan.
"Begitu pula kita (partai Golkar) kita akan menang setelah perang terhadap kemiskinan dan kebodohan," papar Ical.
Pagelaran wayang dengan Dalang Ki Anom Suroto akan memainkan wayang cerita Wiroto Parwo yang diartikan sebagai kemenangan Golkar di Pemilu 2014. Selain dihadiri oleh petinggi Golkar, penduduk sekitar juga dibebaskan menikmati pagelaran wayang semalam suntuk ini.
(her/mok)










































