"Dia orangnya pintar berhitung dan olahraga. Dia paling suka main kasti," kata Guru SD kelas III Obama, Fermina Katarina Sinaga, saat ditemui di SD Fransiskus Asisi, Jl KH Ramli, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2010).
Obama juga dikenal pintar bergaul dengan teman-temanya di sekolah serta sudah dapat berbahasa Indonesia dengan lancar. "Dia juga masuk ranking 3 besar," katanya.
Fermina mengingat postur tubuh Obama yang beda. Obama lebih tinggi dari kebanyakan muridnya serta agak hitam dan rambutnya keriting.
"Toleransinya juga besar. Dia itu kadang-kadang meski tidak ada yang memerintahkan, dia suka menghapus papan tulis yang pakai kapur. Itu cerita tahun 1970," jelasnya.
Menyusul batalnya kedatangan Obama, Fermina pun bisa memakluminya. Ia juga mendengar kondisi di AS sedang ada masalah.
"Mungkin nanti saja kalau suasana sudah kondusif dan keluarga diajak serta, itu lebih baik. Mudah-mudahan dia bisa ke sini (ke SD Asisi)," harapnya.
(amd/fay)











































