Pembatalan itu terkait dengan upaya Obama menggolkan RUU kesehatan yang gigih diperjuangkannya. Obama ingin berada di negaranya saat dilakukan voting parlemen mengenai RUU Kesehatan yang gigih diperjuangkan Obama.
"Presiden yakin bahwa saat ini dia harus berada di Washington," kata Juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs. Dikatakan Gibbs, Obama ingin tetap berada di Washington untuk memastikan RUU kesehatan digolkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu menurut Gibbs, Obama tetap menganggap kunjungan ke Indonesia dan Australia penting. Menurut Gibbs, penundaan kunjungan hingga Juni ini tidak akan menyinggung pemimpin Indonesia dan Australia.
"Masing-masing dua negara ini memahami apa yang tengah dikerjakan presiden dan pentingnya masalah ini," ujar Gibbs seperti dilansir AFP, Jumat (19/3/2010).
Presiden Obama memang tidak diwajibkan untuk tetap berada di Washington saat pengambilan voting RUU kesehatan. Namun Obama ingin memanfaatkan kesempatan itu untuk terus melobi beberapa anggota House of Representatives dari Partai Demokrat yang menentang RUU tersebut.
Untuk menggolkan RUU ini, diperlukan mayoritas 216 suara yang setuju. Sejauh ini Obama masih belum mendapat cukup dukungan dari anggota House dari partainya sendiri. Sedangkan Partai Republik dengan tegas menolak RUU tersebut.
(ita/iy)











































