Presiden SBY telah mengusulkannya sebelum ada penundaan jadwal kunjungan dari 20 Maret ke 23 Maret.
"Presiden telah kirim pesan ke Presiden Obama, pesannya adalah kunjungan ini sebaiknya dilakukan pada saat masalah politik dalam negeri Obama sudah settle (stabil)," kata Jubir Kepresidenan, Dino Patti Djalal, dalam jumpa pers di Istana Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (19/3/2010).
Presiden mengusulkan sebaiknya kunjungan itu dilakukan bulan Juni saja. "Sebaiknya jangan Presiden Obama ke Jakarta tapi pikirannya masih di Washington DC, di mana ada pertarungan politik yang masih terus berlangsung dan belum terselesaikan," jelasnya.
Jika diundur ke bulan Juni, maka Presiden Obama bisa mengajak First Lady dan anak-anaknya. "Masalah politik sudah agak beres dan lebih enak sebelum ada postponment (penundaan)," katanya.
Hal itu yang dikatakan Presiden dan opsi yang diberikan Presiden ke gedung putih pada obama sebelum 20 maret itu.
"Tapi pada waktu itu Gedung Putih menyatakan kami siap tanggal 23, maka kami (pemerintah Indonesia) pun siap menyambut kunjungan dengan baik. Namun ini (jadinya) kembali ke usulan Presiden SBY (sebelumnya)," paparnya.
(amd/nrl)











































