"Saya nggak kecewa Barry menunda kedatangannya. Karena saya juga mengerti situasi politik di dalam negeri. Saya lebih beruntung, daripada dia kenapa-napa, mending ditunda," kata Tien pada detikcom, Jumat (19/3/2010) pagi.
Tien sendiri mengaku belum mendapat kabar resmi baik dari Gedung Putih maupun Istana terkait penundaan kedatangan Obama. Dia baru mengetahui kabar tersebut dari pemberitaan di media-media.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tien menduga, penundaan Obama juga karena banyaknya teroris di Indonesia yang akhir-akhir ini gencar dilumpuhkan Mabes Polri. "Mungkin begitu. Belum lagi banyak demo-demo yang menentang kedatangannya," imbuhnya.
Memang, rencana kunjungan Obama ini menuan pro-kontra di kalangan masyarakat Indonesia. Tien menilai, orang-orang yang kontra terhadap rencana kunjungan Obama itu hanya ikut-ikutan saja.
"Saya juga merasakan yang kontra-kontra itu sebagian besar karena ikut-ikutan. Mereka hanya melihat Obama sebagai Presiden Amerika, Amerika sebagai musuh Islam. Padahal kan, ayahnya Obama itu asli Islam," paparnya.
Tien berharap, Juni nanti Obama jadi datang ke Indonesia. Tien mengaku sudah kangen melihat Obama. Padahal, keluarga besarnya sudah mempersiapkan hadiah bagi Obama.
"Keponakan saya ada yang membuat buku silsilah keluarga Soemitro. Itu akan diberikan pada Obama nanti," tandasnya. (mei/anw)











































