Kunrad Saca Kusumah, atau yang akrab di sapa pak Kun, mencoba menerawang, beberapa wartawan kini menunggunya demi sepotong cerita 40 tahun silam. Pria yang kini menjadi Ketua RT 11, yang juga tetangga Obama di Menteng Dalam ini mencoba menggali memorinya untuk diberikan kepada para pencari berita yang selalu memburunya.
"Barry bisa seperti itu karena Ibunya (Ann) yang sangat luar biasa. Ibunya berhasil mendidiknya menjadi pemimpin," ujar Kun saat ditemui wartawan di kediamannya Jl KH Ramli, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (18/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia juga ikut arisan di kampung ini sama ibu-ibu lainnya. Dia juga ngajar Bahasa Inggris buat ibu-ibu termasuk istri saya," kenang Kun yang sesekali berbicara dengan bahasa Inggris.
Obama kecil atau Barry saat tinggal di Menteng Dalam, merupakan pribadi yang baik. Meski berbeda postur tubuh dan bahasa dengan anak sebayanya, Barry tetap menghabiskan waktunya dengan bermain dengan anak-anak kampung Menteng Dalem.
"Dia bukan tipe anak yang manja, tapi yang bisa prihatin. Jika Ibunya mendidik dia manja, maka tidak mungkin dia jadi pemimpin besar," lanjut Kun.
Kun, mantan pegawai Garuda Indonesia juga menduga jika masa lalu Obama ketika tinggal Menteng Dalam juga memberikan kontribusi positif dalam kematangan seorang Obama saat ini.
"Saya yakin, meskipun hanya beberapa tahun, tapi memberikan kesan yang mendalam dan menambah karakter pemimpin bagi Obama," pungkas Kun.
(her/anw)











































