"Melihat ciri-ciri pembunuhannya diduga keras, pelaku orang dekat korban," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Utara Komisaris Susatio Condro Purnomo saat ditemui wartawan di Apartemen CBD Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (18/3/2010) malam.
Susatio mengatakan, untuk masuk ke dalam apartemen tersebut tidak sembarang orang bisa masuk. Hanya penghunilah yang bisa masuk ke dalam unit-unit apartemen. Nah, dengan begitu, polisi menduga, orang yang membunuh Rosita adalah orang dekat korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi mengatakan, Rosita sudah setahun menghuni apartemen tersebut. Wanita asal Jambi ini tidak bekerja. "Dia kursus kecantikan," tuturnya.
Hingga kini, polisi telah memeriksa 4 saksi dari satpam dan keluarga korban. belum diketahui apakah sebelum dibunuh Rosita diperkosa.
"Masih diotopsi," ujarnya.
Rosita ditemukan tergeletak bersimbah darah di kamar 16 AB Apartemen CBD Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Korban ditemukan sore tadi pukul 16.00 WIB. Polisi menduga, Rosita belum lama dibunuh.
"Dibunuh kira-kira 24 jam," imbuhnya.
Penemuan korban berawal dari kecurigaan tante korban, Titik. Titik merasa aneh karena korban beberapa hari ini tidak mengangkat teleponnya. Titik kemudian menyusul korban ke apartemennya. Namun, setibanya di sana korban tidak juga membukakan pintu. Titik kemudian bersama dengan satpam membuka pintu dan menemukan korban sudah tewas.
(mei/anw)











































