Acara ini dibuka oleh Wakil Presiden Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2010). Workshop tersebut akan digelar di Graha Sabha Kampus UI, Depok, 18-19 Maret 2010.
Workshop ini dihadiri oleh 25 peneliti asing dari APRU-AWI dan peneliti UI di bidang perubahan iklim. Beberapa tokoh penting dijadwalkan menjadi nara sumber seperti dua mantan Menneg LH Emil Salim dan Rachmat Witoelar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Gumilar, hingga saat ini tidak ada jaringan di antara negara-negara di dunia tentang kajian perubahan iklim yang telah dilakukan. Alhasil, sejumlah penelitian cuma mengulang apa yang telah ada sebelumnya.
"Tidak mengulang-ulang dengan adanya network ini. (Misalnya ada) riset ini kita sudah tahu, sehingga tinggal melanjutkan atau mengambil pelajaran untuk bahan kebijakan," jelas dia.
Labih lanjut Gumilar berharap, dengan adanya workhop ini, seluruh negara peserta akan saling terbuka tentang permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Rasa kebersamaan untuk memerangi perubahan iklim global pun diharapkan makin kuat.
"Kita bisa terus menopang dan membantu mengembangkan riset, sehingga ilmu pengetahuan menjadi maju dan juga kebijakan bisa dilahirkan sesuai kebutuhan sehingga dapat memecahkan masalah," tutupnya.
(irw/fay)











































