SBY Sesalkan Unjuk Rasa Tolak Obama

SBY Sesalkan Unjuk Rasa Tolak Obama

- detikNews
Kamis, 18 Mar 2010 14:15 WIB
SBY Sesalkan Unjuk Rasa Tolak Obama
Jakarta - Presiden SBY menyesalkan aksi-aksi unjuk rasa menentang rencana kunjungan Presiden Obama ke Indonesia. Boleh saja unjuk rasa, tapi tidak musti ekstrim.

Hal ini diungkapkan Ketua Presidium ICMI Prof Azyumardi Azra usai bertemu dengan presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (18/3/2010).

"Presiden sangat menyesalkan aksi-aksi unjuk rasa yang menolak Obama sebab Obama sangat menghargai dan cinta Indonesia," ujar Azyumardi.

Saat Bush diterima Presiden SBY di Istana Bogor pada pertengahan November 2006, sejumlah organisasi masyarakat berbasis Islam menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran. Aksi penolakan ini terkait kebijakan luar negeri AS terhadap Palestina serta aksi represif militer AS ke Irak dan Afghanistan yang merupakan negara berpenduduk mayoritas Islam.

"Beliau (SBY) menghimbau agar Obama tidak diperlakukan sama dengan Bush (Presiden AS George W. Bush)," sambung Azyumardi.

Azyumardi juga mengatakan bahwa ICMI sangat mengharapkan semua pihak menyambut baik kunjungan kenegaraan Obama ke Indonesia yang datang secara baik-baik dan dengan niat baik. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban tuan rumah untuk menyambut tamu dengan pikiran bersih dan bebas dari segala prasangka buruk.

"Tamu yang datang dengan niat baik, kita sambut pula dengan hormat dan bukan dengan prasangka buruk. Ini yang Islam ajarkan," jelas Azyumardi.

Pada kesempatan yang sama Jubir Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menegaskan sama sekali tidak ada arahan dari Presiden SBY untuk melarang aksi unjuk rasa menolak kedatangan Presiden Obama. Namun diingatkan agar siapa pun yang menggelar aksi unjuk rasa agar tidak melakukannya secara berlebihan sebab justru membuat buruk citra demokrasi Indonesia di mata internasional.

"Kan aneh juga kalau tidak ada unjuk rasa di negara yang demokratis, tetapi jangan yang ekstrim-lah sebab itu malah membuat buruk citra kita," ujar Julian.
(lh/gun)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads