Demikian mengemuka dalam pertemuan antara Dubes RI Immanuel Robert Inkiriwang dengan Tsvetanov di Sofia, seperti disampaikan Sekretaris III KBRI Sofia kepada detikcom, Kamis (17/3/2010).
Dikatakan, Indonesia dan Bulgaria memiliki banyak kesamaan dalam prioritas agenda politik dalam negeri masing-masing, terutama di bidang penegakan hukum, menciptakan pemerintahan bersih, serta memberantas korupsi dan terorisme.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kementerian Dalam Negeri Bulgaria (15/3/2010), Inkiriwang mengemukakan komitmen kuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mewujudkan agenda politik tersebut, antara lain dengan pembentukan KPK yang memiliki wewenang untuk menyelidiki, menangkap, mengadili dan menuntut.
Sebaliknya, Tsvetanov menjelaskan berbagai upaya pemerintahnya dalam rangka memberantas korupsi dan kejahatan terorganisir, antara lain melalui pembentuk tim investigasi khusus. Tim ini melibatkan berbagai instansi terkait termasuk State Agency for National Security, Kemdagri Bulgaria dan juga kerjasama internasional terutama dengan Uni Eropa (UE).
Inkiriwang menambahkan bahwa kerjasama RI-Bulgaria saat ini semakin meningkat dengan ditandatanganinya Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas serta Perjanjian Kerjasama Ekonomi di Lombok (19/11/2009).
Menurut Inkiriwang, kerjasama yang terjalin baik ini dapat lebih ditingkatkan dengan kerjasama di bidang penegakan hukum dan menciptakan pemerintahan bersih. "Selain itu juga pencegahan dan pemberantasan penyelundupan manusia, pencucian uang dan terorisme," ujarnya.
Inkiriwang dan Tsvetanov sependapat mengenai perlunya pertukaran kunjungan pejabat terkait untuk tukar pengalaman di bidang penegakan hukum dan juga di bidang keimigrasian.
Pada pertemuan tersebut, Dubes Inkiriwang menyampaikan cinderamata berupa sepasang wayang golek.
(es/es)











































