"Jadi saya sudah kontak ke BIN untuk meminta bantuan, tapi saya susah untuk mengatakan nama yang saya kontak malah bikin rumit negeri ini," kata Dokter ahli bedah Mer-C Fauzi Nasution ketika dihubungi wartawan, Rabu (17/3/2010).
Mer-C memberikan pemberitahuan itu secara lisan. Mer-C juga mengingatkan agar kelompok radikal itu tidak dibiarkan agar tidak menimbulkan masalah baru.
Fauzi menambahkan, dirinya juga telah mengirimkan file ke pemerintah dan Polda Aceh. "Gubernur juga sudah kasih warning kalau ada gerakan pelatihan di pedalaman. Nanti kalau dibiarin dan disusupi kelompok ekstra radikal jadi rumit," jelasnya.
2 mantan relawan Mer-C sebelumnya diberitakan ikut tertangkap kepolisian sewaktu penggerebekan teroris di Aceh. Mer-C mengaku kaget atas penangkapan 2 relawannya.
(amd/iy)











































