Merasa Pertanyaan Tak Relevan, Yusril Debat dengan JPU

Kasus Sisminbakum

Merasa Pertanyaan Tak Relevan, Yusril Debat dengan JPU

- detikNews
Rabu, 17 Mar 2010 14:39 WIB
Merasa Pertanyaan Tak Relevan, Yusril Debat dengan JPU
Jakarta - Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra emosi menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Yusril merasa banyak pertanyaan yang tidak relevan diajukan kepadanya. Yusril dan JPU pun berdebat.

Yusril beberapa kali tampak kesal menjawab pertanyaan JPU. "Saya keberatan untuk menjawab pertanyaan itu karena tak relevan," tegas Yusril.

Hal itu dikatakan Yusril saat menjadi saksi sidang kasus Sisminbakum dengan terdakwa mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Zulkarnaen Yunus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Rabu (17/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada Yusril, Jefri menanyakan siapa yang paling bertanggung jawab seandainya terjadi pelanggaran pada saat koperasi Depkum HAM telah bekerja sama dengan Sisminbakum di depan Menteri Kehakiman.

"Siapa yang harus menunjuk kesalahan tersebut?" tanya Jefri.

Yusril kembali menyatakan keberatan. Sebab JPU menggunakan kata seandainya.
"Saya keberatan menjawab pertanyaan itu karena tak relevan," tegas Yusril lagi.

Begitu pula ketika Yusril ditanya soal arah atau ke mana saja akses dari penggunaan Sisminbakum. "Tadi sudah dijelaskan," tuturnya.

Sidang akhirnya ditunda hingga 24 Maret untuk mendengarkan saksi yang diajukan JPU. Sidang dihentikan sementara karena kesehatan Zulkarnaen Yunus sedang terganggu.

(amd/iy)


Berita Terkait