Lewat Facebook, Selly membuat berbagai pembelaan diri dan permohonan maaf untuk korbannya. Termasuk terhadap facebooker yang meragukan keaslian akun 'Selly Wati' di Facebook.
"Saya adalah Selly yang benar. Facebook salah satu media yang aman digunakan. Facebook media untuk pembelaan diriku," kata Selly saat menulis di wall facebook detikcom, Minggu (14/3). Hingga Rabu (17/3/2010) tulisan ini bisa dilihat jelas.
Perempuan yang kerap mengaku sebagai wartawan kriminal Kompas ini terus terang mengungkapkan dia tidak ingin memakai ponsel dalam pelariannya. Hal ini dia sampaikan dalam komentar grup 'PENIPUUUUUU SELLY YUSTIWATI'. Ini adalah grup yang justru dibuat oleh korbannya itu.
"Lo pikir gw bodoh!! Kalau gw gunakan hp, dari kemarin juga dimana gw berada mungkin udah terdeteksi," kata dia memberi komentar di wall grup yang kini sudah punya 38.292 anggota itu.
Menurut H, korban Selly dari Bandung, Selly seperti berubah haluan. Jika sebelumnya dia memakai nama samaran Eyy dan Rasellya Rahman Taher, kini dia memakai nama asli. Jika akun facebook-nya dulu disembunyikan agar leluasa memilih korban, dia kini membuka penuh akunnya untuk dibaca orang.
"Saya tetap nggak percaya kalau dia mau mengubah diri. Soalnya saya dan para korban lain tetap nggak bisa menghubungi dia," kata H.
(fay/nrl)










































