SBY: Energi, Pangan dan Air Bisa Jadi Sumber Konflik Baru

SBY: Energi, Pangan dan Air Bisa Jadi Sumber Konflik Baru

- detikNews
Rabu, 17 Mar 2010 13:12 WIB
Jakarta - Konflik di dunia kini tidak lagi didasarkan berlatar belakang ideologi, teritori atau pun perbedaan keyakinan. Namun konflik dunia sangat mungkin disebabkan oleh perebutan sumber daya energi, makanan, serta air.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden SBY saat memberikan sambutan di pembukaan seminar pertahanan yang diselenggarakan oleh Universitas Pertahanan Indonesia yang berlangsung di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (17/3/2010).

"Dulu ideologi, agama, teritori, bisa menjadi sumber konflik. Tapi saat ini sudah berakhir, kemungkinannya sangat kecil. Di masa depan sumber konflik disebabkan oleh food, energy and water," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Negara-negara berpenduduk besar, menurut SBY, sangat membutuhkan tiga hal di atas. Oleh karena itulah mereka berlomba-lomba untuk mendapatkannya demi memenuhi kebutuhan penduduknya. Tapi ironisnya, dunia saat ini menghadapi krisis lingkungan.

"Masalah menjadi kian kompleks saat dunia mengalami krisis lingkungan dengan apa yang disebut climate change," papar SBY.

Sebagai salah satu dari pemimpin dunia, dalam menghadapi tantangan dunia termasuk menghadapi masalah pangan, energi dan air, SBY memberikan 4 pesan.

Pertama, diperlukan kesadaran baru dan tanggung jawab bersama dari semua umat manusia untuk membangun gaya hidup yang pro keselamatan bumi. Kedua, diperlukan teknologi yang mampu mengatasi permasalahan global. Ketiga, diperlukan kerjasama global yang lebih efektif.

"Dan yang keempat, manakala ada benturan kepentingan, cari solusi secara damai," pungkas SBY.
(anw/nrl)


Berita Terkait