PDIP: Indonesia Jangan Terjebak Bayang-Bayang AS

PDIP: Indonesia Jangan Terjebak Bayang-Bayang AS

- detikNews
Rabu, 17 Mar 2010 12:14 WIB
PDIP: Indonesia Jangan Terjebak Bayang-Bayang AS
Jakarta - Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke Indonesia memang membawa dampak positif bagi Indonesia. Namun demikian, pemerintah RI sebaiknya berhati-hati dan menjaga martabat Indonesia di mata AS.

"Indonesia dengan kebijakan politik luar negeri yang bebas aktif harus bisa melakukan posisi tawarnya secara ekonomi dan politis. Jangan sampai terkesan Indonesia di bawah bayang-bayang pemerintah AS," kata anggota Komisi I DPR dari FPDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Rabu (17/3/2010).

"Kedaulatan NKRI di bidang politik, kemandirian Indonesia di bidang ekonomi dan kepribadian bangsa Indonesia sebagai negara besar yang harus dikedepankan oleh pemerintah," imbuh Tjahjo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ketua FPDIP ini, AS memang sangat berkepentingan dalam kunjungannya ke Indonesia. Pemerintah dimintanya untuk cermat memanfaatkan peluang bisnis ini, mengingat Indonesia juga merupakan pasar menjanjikan bagi bisnis negara Paman Sam itu.

"Indonesia adalah negara yang secara geo politik sangat strategis di wilayah asia pasifik dengan potensi SDA dan SDM yang potensial dan merupakan pasar besar yang sangat strategis," terangnya.

"AS sebagai negara super power berkepentingan terhadap Indonesia, khususnya terhadap tambang energi Freport, Exxon, Blok Cepu dan lain-lain. Meskipun situasi politik sedikit bergoyang, tapi investasi di Indonesia masih aman," papar Ketua DPP PDIP ini.

(van/yid)


Berita Terkait