Kantor PM Thailand 'Dibanjiri' Darah Demonstran

Kantor PM Thailand 'Dibanjiri' Darah Demonstran

- detikNews
Rabu, 17 Mar 2010 01:01 WIB
Kantor PM Thailand Dibanjiri Darah Demonstran
Bangkok - Aksi para demonstran merah di Thailand kini semakin serius. Sebagai simbol perlawanan terhadap pemerintah, ribuan massa anti-Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva, menyiram kantor pemerintah dengan darah. Wah!

Sedikitnya 1.000 liter darah ditumpahkan di depan pintu masuk kantor pemerintahan Abhisit di Bangkok. Darah tersebut dikumpulkan dari 100 ribu demonstran sejak hari Senin 15 Maret 2010.

"Darah kami adalah simbol kebersamaan. Kami semua bersatu, kita bicara dengan bahasa yang sama. Kami ingin demokrasi," kata pendonor darah pertama, Dai Tongsiripat, kepada The Age, Selasa (16/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pimpinan 'demonstran merah', Weng Tojjirakarn mengatakan, aksi ini dilakukan untuk meminta Abhisit turun sebagai perdana menteri.

"Sekarang masyarakat sudah mengorbankan darahnya seperti ini, bagaimana dia (Abhisit) tidak membuat pengorbanan yang sama dengan menanggalkan jabatannya?", kecam Weng.

Namun, aksi ini rupanya tidak berlangsung lama. Setelah puas menumpahkan darah, para demonstran kembali ke rumah masing-masing dan situasi kota Bangkok pun kembali normal.

(mad/Ari)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads