"5 Menit terbang, kantor RAL di Cengkareng mendapat telepon dengan suara pria yang menyebutkan bahwa di pesawat RAL yang baru berangkat, sudah dipasang bom," kata Emergency Coordinator Assistance RAL Pekanbaru, Kapten Heru Tri Perwiranto kepada wartawan, Selasa (16/3/2010).
Kendati mendapat ancaman, pilot Mahmudin Abu Bakar memutuskan untuk meneruskan penerbangan. Hanya saja, setibanya di Soekarno-Hatta, penumpang langsung diamankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekitar pukul 18.00 WIB tim gegana melakukan pemeriksaan pada seluruh pesawat dan seluruh jenis barang bagasi. Sampai saat ini (pukul 20.00 WIB-red) masih melakukan penyisiran," kata Heru. (Ari/mad)










































