"Kita terus berpantau dengan waktu agar gas tidak terlalu banyak yang terbuang. Kami hitung saat ini ada 5 MMSCFD
(Million Metric Standard Cubic Feet per Day) per hari,β kata Aren and Operation Manager PT Kalila, Agustinus Parinding dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (16/03/2010).
Menurut Agustinus, dengan gas yang terbuang tersebut, kerugian yang diderita perusahaan dalam sehari sedikitnya mencapai 13.250 dollar AS per hari atau setara Rp 122,562 juta.
Perhitungan tersebut dengan asumsi harga dollar AS Rp 9.250, maka selama dua hari, kerugian bisa mencapai Rp 250 juta.
βKita sudah berupaya untuk menghentikan semburan gas tersebut, namun gagal. Karena itu kita tengah menunggu tim investigasi dari Dirjen Migas,β kata Agustinus.
(cha/gus)











































