"Adik saya saja pernah nggak diterima masuk ke AS kok," ungkap Menhan di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (15/3/2010).
Pengakuan ini disampaikannya ketika ditanya soal isu bahwa militer AS keberatan dengan posisi Wakil Menhan yang dijabat oleh Sjafrie Sjamsoeddin. Kedubes AS pernah menolak visa mantan Pangdam Jaya itu. Kuat dugaan alasan penolakan visa karena kecurigaan keterlibatan Sjafrie dalam pelanggaran HAM pada Tragedi Mei 1998.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada isu AS minta Pak Sjafrie mundur sebagai Wamenhan. Bagaimana itu?
Ah...nggak ada tuh. Nggak ada masalah soal itu. Malah tadi Pak Sjafrie menerima tamu dari Dephan AS di kantor.
Pak Sjafrie kan pernah ditolak masuk AS. Apa itu nggak masalah?
Nggak masalah. Adik saya saja pernah nggak diterima masuk ke AS kok.
Jadi itu bukan hambatan kerjasama militer dua negara?
Yang penting kan secara umum kerjasama berjalan lancar, jadi bukan kasus per kasus. Selama ini teknis kerjasama militer to militer RI-AS berjalan.
Saya dan Panglima TNI baru dari AS, defense discussion tahunan lancar, antiterorisme sedang berjalan dan personel kita banyak yang berlatih atau ambil S2 di AS. Itu semua tidak akan bisa toh tanpa payung hukum.
(lh/lrn)











































