"Saya sudah yakin kalau ini jenazah yang asli, dikenali dari HP-nya, kacamata, tali pinggang serta kunci-kunci yang digantungkan di celana, meskipun sebagian tubuhnya sudah hangus, " kata kerabat Parngat, Ibu Yamto, kepada wartawan di kamar jenazah RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (15/03/2010).
Lebih lanjut ia mengatakan tidak tahu persis penyebab dari kesalahan tersebut. Hanya saja menurut Ibu Yamto, kemarin jenazah langsung dibawa karena merasa sudah yakin pada keterangan pihak RSCM.
"Ya namanya kita sudah sedih dan lelah, ya kita percaya saja, jam 23.00 WIB jenazah kita bawa langsung kemudian sekitar jam 8 pagi di tengah perjalanan kita dapat telepon dari RSCM bahwa yang dibawa bukan bapak (Parngat), karena jenazah Parngat baru ditemukan pagi tadi. Ya kita langsung puter balik. Padah lebih kurang 2 jam sudah hampir tiba," ujarnya.
Ia juga mengatakan sedikit kecewa pada pihak RSCM, karena telah lalai dalam hal ini. "Menurut saya kelalaian ada di pihak RSCM, informasi belum akurat tetapi sudah diberangkatkan," tambahnya.
Parngat merupakan karyawan yang telah bekerja selama 3 tahun sebagai petugas keamanan di pabrik sandal Swallow, Muara Kamal, Jakarta Barat. Sebelumnya ia bekerja sebagai petugas dinas pemadam kebakaran wilayah Jakarta Barat.
Jenazah Parngat kini telah diberangkatkan kembali pada pukul 17.00 WIB ke Purworejo untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
(lia/lrn)











































