PD Tak Akan Bantu Yusran Aspar

Tersangkut Kasus Korupsi

PD Tak Akan Bantu Yusran Aspar

- detikNews
Senin, 15 Mar 2010 18:08 WIB
PD Tak Akan Bantu Yusran Aspar
Jakarta - Mantan Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Yusran Aspar, telah ditahan oleh Kejati Kaltim dalam kasus dugaan korupsi APBD saat menjabat Bupati. Partai Demokrat tidak akan membantu pria yang kini anggota DPR itu dan akan membiarkan kasusnya ditangani sendiri.

"Kami mendukung penuh dan menghargai proses hukum yang sah. Dalam hal ini PD tidak akan turun tangan. Kami tidak ingin melanggar azas partai," kata Sekjen DPP PD Amir Syamsudin kepada detikcom, Senin (15/3/2010).

Menurut Amir, PD dan SBY tidak merasa tercoreng namanya dengan adanya kader PD yang masuk penjara dalam kasus korupsi. Namun demikian, PD akan bertindak tegas jika memang ada kader PD yang terbukti bersalah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita harus hargai dan hormati. Saya rasa tidak mencoreng muka Demokrat. Kalau ada masalah seperti itu, kita tidak bisa mengklaim kalau kita satu-satunya yang tidak pernah kena kasus," pungkasnya.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), menahan Yusran,Β  setelah 3 kali tak menggubris panggilan Kejari PPU sejak Desember 2009 lalu.

Penahanan Yusran terkait kasus korupsi APBD Kabupaten PPU tahun 2003-2004. Saat itu yang bersangkutan menjabat sebagai bupati PPU. Yusran diduga menilap Rp 7,5 miliar dalam pembebasan lahan perumahan Korpri seluas 50 hektar di Desa Babulu Darat, Penajam Paser Utara.

Yusran ditengarai melakukan mark-up pembebasan lahan milik petani yang seharusnya Rp 15 ribu per meter persegi menjadi Rp 30 ribu per meter persegi.

(yid/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads