KPK Harus Beri Bukti Pada Megawati Soal Kredibilitas

KPK Harus Beri Bukti Pada Megawati Soal Kredibilitas

- detikNews
Senin, 15 Mar 2010 17:04 WIB
KPK Harus Beri Bukti Pada Megawati Soal Kredibilitas
Jakarta - Sikap Ketum PDIP Megawati yang meragukan kredibilitas KPK dinilai sebagai hal yang wajar. Untuk itu KPK mesti memberikan bukti bahwa lembaganya tidak pantas diragukan.

"KPK harus memberikan bukti, kalau PDIP kena semua mesti kena, bukan hanya PDIP dan Golkar. Nanti pandangan itu akan hilang," kata Direktur Pusat Kajian Antikorupsi UGM, Zaenal Arifin Muchtar saat dihubungi detikcom, Senin (15/3/2010).

Banyak di dalam KPK yang mesti diperbaiki, misalnya mulai dari kasus Direktur Penuntutan KPK Ferry Wibisono yang ketahuan melidungi Wisnu Subroto, dan Ari Muladi dalam kasus Anggodo Widjojo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagaimana kalau KPK tidak menunjukkan kinerja luar biasa. Dari internal bisa dimulai melakukan penegakkan, yakni sanksi bagi Ferry wibisono dan juga Ari Muladi yang masih melenggang," terangnya.

Sedang dalam kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom ini atau yang dikenal dengan kasus Agus Condro ini, lanjut Zaenal, yang bisa dilihat adalah kasus ini merupakan kasus suap. Tapi penyuapnya tidak juga ditahan.

"Masa yang menyuap belum masuk. Kenapa yang menyuap belum ditangkap. Mbok ya tolong KPK memberikan aksi, memberikan bukti bahwa dia memang kredibel," jelasnya.

Pandangan Megawati itu, tambah Zaenal, merupakan sebuah fakta adanya kekhawatiran kepada KPK. "Kalau mau memperbaiki diri, itu bisa jadi momentum memperbaiki diri, buktikan saja," tutupnya.

Keraguan Megawati terhadap kredibilitas KPK disampaikan saat membuka Konferensi Daerah III PDIP Sulawesi Selatan, di Hotel Makassar Golden, Jl Pasar Ikan, Makassar, Senin (15/3/2010).

"Apakah orang-orang di dalam KPK itu lebih baik dari orang yang ditangkapnya? Dan apakah mereka bisa memperlihatkan komitmen dan konsistensinya sebagai penegak hukum?" ujar Megawati saat itu.

(ndr/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini