"Kami menyampaikan protes keras atas peristiwa yang dialami wartawan kami Muhamad Usman, reporter KBR 68H yang berbasis di Jambi, pada hari Minggu, 14 Maret 2010," ujar Pemimpin Redaksi KBR68H, Heru Hendratmoko, dalam suratnya pada direksi Sinar Mas, yang ditembuskan pada media massa, Senin (15/3/2010).
Heru membenarkan jika Usman saat itu memang sedang mendapat tugas liputan. Saat itu, Usman melihat beberapa truk yang sedang melakukan bongkar muat gelondongan kayu berdiameter sekitar 50 centimeter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak terima, Usman pun bernegosiasi dengan mereka. Satu jam berlalu, akhirnya recorder Usman dikembalikan, tapi tidak dengan memory card-nya yang berisi hasil rekaman.
"Karena itu kami meminta Sinar Mas segera mengembalikan memory card Saudara Usman secepatnya dalam keadaan utuh," tegas Heru.
(mok/nrl)











































