Megawati Ragukan Kredibilitas KPK

Kasus Suap Pemilihan DGS BI

Megawati Ragukan Kredibilitas KPK

- detikNews
Senin, 15 Mar 2010 15:54 WIB
Makassar - Gencarnya KPK menyelidiki kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) yang diduga melibatkan sejumlah politisi PDIP agaknya membuat Megawati Soekarnoputri gerah. Ketua Umum PDIP ini pun mempertanyakan kredibilitas KPK.

Keraguan Megawati terhadap kredibilitas KPK disampaikan saat membuka Konferensi Daerah III PDIP  Sulawesi Selatan, di Hotel Makassar Golden, Jl Pasar Ikan, Makassar, Senin (15/3/2010).

 "Apakah orang-orang di dalam KPK itu lebih baik dari orang yang ditangkapnya? Dan apakah mereka bisa memperlihatkan komitmen dan konsistensinya sebagai penegak hukum?" ujar Megawati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai berpidato, kepada wartawan Megawati kembali menegaskan, KPK harus melakukan penegakan hukum yang adil. KPK, lanjut Megawati, jangan sampai bersikap tebang pilih dalam menegakkan keadilan.

Di tempat yang sama, Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait, juga mengaku heran dengan penyelidikan dugaan suap dalam pemilihan Miranda Goeltom. Kasus tersebut tiba-tiba saja ramai kembali bersamaan dengan berakhirnya Pansus Bank Century.

"Meski demikian, kami tidak akan melindungi anggota kami jika mereka terindikasi kuat melakukan pelanggaran hukum," ujar Maruarar.

Sekadar diketahui, sejumlah kasus dugaan suap dalam pemilihan Miranda Goeltom sebagai DGS BI telah menyeret politisi PDIP Dudhie Makmun Murod sebagai tersangka. Dalam persidangan Dudhie, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam dakwaannya menyebut 19 nama politisi PDIP yang menerima cek perjalanan, di antaranya Panda Nababan. Menurut JPU, Dudhie diperintahkan Panda Nababan mengambil dan membagikan titipan traveller's cheque senilai Rp 9,8 miliar.
(mna/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads