"Kami siap menerima, karena kami meyakini mayat itu adalah Jaja, warga kami," kata Sekretaris Desa Sajira Barat, A Sanusi, Minggu (14/3/2010).
Sanusi mengaku didatangi oleh Densus 88 pada Jumat 12 Maret lalu untuk ditanyai kesiapan warga untuk menerima kedatangan jenazah Jaja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB, kakak serta adik Jaja, Awal dan Leni dibawa oleh Densus 88. Belum jelas keduanya dibawa ke mana. Namun kemungkinan dibawa ke RS Polri untuk memastikan jenazah salah satu teroris yang ada di sana adalah Jaja.
Sebelumnya, polisi meyakini bila Pura Sudarma alias Jaja alias Umar Yusuf yang tewas ditembak di Aceh adalah pimpinan kelompok terorisme ring Banten. Jaja selama ini menjadi salah satu buruan utama Densus 88.
(anw/anw)











































